Pelayanan Desa Mulyo Asri Disorot, Kades Diduga Jarang Ngantor dan Abaikan Hak Warga
Gmlnews tv.com LAMPUNG TIMUR
Kinerja Pemerintah Desa Mulyo Asri, Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur, tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, Kepala Desa (Kades) setempat dituding jarang masuk kantor, yang berdampak pada terbengkalainya pelayanan publik bagi masyarakat desa.
Kritik pedas ini disampaikan langsung oleh Ketua Ormas Gema Masyarakat Lokal Indonesia Bersatu (GML-IB), Safaruddin. Ia mengaku merasa kecewa setelah dua kali berupaya menemui Kepala Desa di kantornya, namun selalu nihil.
Safaruddin membeberkan bahwa dalam kunjungannya yang terakhir, ia mendapati suasana kantor desa yang sepi meski waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 WIB lebih. Dari sekian banyak perangkat desa, hanya terlihat satu orang, yakni Kaur Pemerintahan bernama Sugiatno.
"Kejadian ini menimpa saya sendiri. Saya sudah dua kali datang untuk kepentingan penting, namun beliau (Kades) tidak pernah ada di tempat. Kantor desa sepi, pelayanan seperti mati," ujar Safaruddin kepada awak media, Kamis (08/01/2026).
Mirisnya, Sugiatno selaku perangkat desa yang hadir justru mengonfirmasi bahwa pimpinannya memang jarang berkantor. Menurut penjelasannya, Kepala Desa biasanya hanya hadir jika ada kegiatan atau agenda tertentu saja.
Kondisi ini dinilai merugikan warga yang membutuhkan urusan administrasi cepat. Safaruddin menekankan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar simbolis.
"Kalau kepala desa jarang masuk kantor, lalu bagaimana masyarakat mau dilayani? Ini jelas menunjukkan lemahnya kedisiplinan dan buruknya manajemen pemerintahan desa," tambahnya.
Menanggapi carut-marutnya pelayanan di Desa Mulyo Asri, Ormas GML-IB mendesak pihak Pemerintah Kecamatan Bumi Agung dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya evaluasi serius terhadap kinerja Kades Mulyo Asri agar fungsi pelayanan publik kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Mulyo Asri belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut dan masih sulit untuk dihubungi.(Tim)
Komentar